Mengingat Mati

Assalamualaikum. Wr.wb.

Tadi malam, saya dikejutkan dgn berita kematian yg saya nonton di TV one. Salah satu produser TV itu tiba2 saja meninggalkan dunia ini secara tiba2 dalam keadaan yg sehat dan tidak ada tanda2 sakit (dari segi medis) sedikitpun yg bisa menyebabkan kematian (itu inti isi berita itu).  Itulah takdir Allah. Mati kapan saja datang dan tiada yang tau kapan datangnya.

Dulu jg Ketika sehabis pulang olahraga dalam perjalanan pulang kerumah, saya melihat sendiri kecelakaan hebat dijalanan. Tabrakan hebat yang menyebabkan korbannya langsung meninggal setelah sampai dirumah sakit. Kematian yg tidak diduga. Kapan saja bisa menghampiri dimanapun kita berada.

Kemaren juga saya menonton berita di TV dimana presiden dan pejabat2 penting polandia tewas sekejab dalam kecelakaan pesawat (mirip kecelakaan pesawat adam air dulu). Kematian/musibah yg datangnya tiba2 dan tidak diinginkan pihak manapun. Datangnya kapan dan dimana saja. Kisah2 serupa tersebut Masih banyak lagi dan bisa dilihat dimana saja.  Itulah kematian, kapan dan dimana saja bisa terjadi, semua sudah ditentukan Allah. Itu janji Allah.

“Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila telah datang ajal/waktunya.” (Al-Munafiqun: 11)

“Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian, walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (An-Nisa`: 78)

Itulah hikmah yg dapat kita ambil bahwa hidup ini harus penuh dgn kewaspadaan, waspada akan amal ibadah kita yg akan dipertanggung jawabkan kelak, dosa2 dan kemaksiatan yg telah kita lakukan, amanah yg kita jaga, dll. kapan saja kita bisa meninggalkan dunia ini klo itu sudah tiba waktunnya. Waktu yg sampai sekarang belum kita tau. Jangan sampai kita akan menyesal jika telah tiba waktunnya, karena setiap hidup ini pasti akan kembali kepadanNya.

Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, dan Kami menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan sebagai satu fitnah (ujian), dan hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan.” (Al-Anbiya`: 35)

Hidup di dunia ini tidaklah selamanya krn dunia hanya sebagai tempat singgahan untuk mengumpulkan amal menghadapNya. Akan datang masanya kita berpisah dengan dunia berikut isinya. Perpisahan itu terjadi saat kematian menjemput, tanpa ada seorang pun yang dapat menghindar darinya, baik yang alim, ulama, pelaku maksiat, dan semua manusia yg ada.

“Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya.” (An-Nahl: 61).

Mengingat mati akan melembutkan hati dan menghancurkan ketamakan terhadap dunia. Oleh karena itu Rasulullah selalu memperingatkan kita untuk selalu mengingatnya (kematian).

Rasulullah SAW bersabda,

Ingatlah kematian. Demi Zat yang nyawaku berada dalam kekuasaan-Nya, kalau kamu mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kamu akan tertawa sedikit dan banyak menangis.”

“Perbanyaklah kalian mengingat pemutus kelezatan (yakni kematian).” (HR. At-Tirmidzi).

Marilah kita instrospeksi dgn memperbanyak mengingat kematian, mengingat dosa dan segala kemaksiatan yg kita lakukan.. apakah kita sudah siap untuk menghadapNya kelak apabila nyawa ini dicabut secara tiba2 dan mendadak.? Rasulullah sangat menganjurkan kita untuk banyak mengingat kematian, krn itu salah satu langkah efektif untuk bisa mencegah segala kemaksiatan.

.

“Ya Allah, hanya kepadaMu lah kami memohon, hanya kepadaMu lah kami bersimpuh, Engkaulah yg maha mengetahui bahwa hati ini telah berhimpun dalam cinta kepadaMu, Kokohkanlah hati kami dengan Cinta dan rahmatMu, Ridhoilah kami dalam belaian sentuhan lembutMu agar tetap berpegang teguh dujalanMu.

Andaikata hari ini adalah hari kepulangan kami, maka jadikanlah semua aktifitas kami kebaikan…dan matikanlah hamba dalam keadaan Khusnul Khotimah..” amin..

Salah satu hal yang pasti terjadi dan diyakini oleh hampir setiap orang adalah kematian. Namun kenapa kematian yang banyak dilupakan dari perhatian kebanyakan manusia.?

Sudah siapkah kita menghadapi kematian?

😀😀

sumber gambar dipinjam disini, disitu dan disono.😀

Perihal sapta
Blog ini didesain Khusus sebagai pengingat diri ini agar selalu berpegang teguh pada perintah dan laranganNya..

62 Responses to Mengingat Mati

  1. sapta mengatakan:

    Siapa Orang Yang Paling Cerdik?

    Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah berkata, “Aku pernah menghadap Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai orang ke sepuluh yang datang, lalu salah seorang dari kaum Anshor berdiri seraya berkata, “Wahai Nabi Alloh, siapakah manusia yang paling cerdik dan paling tegas?” Beliau menjawab, “(adalah) Mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya. Mereka itulah manusia-manusia cerdas; mereka pergi (mati) dengan harga diri dunia dan kemuliaan akhirat.”(HR: Ath-Thabrani, dishahihkan al-Mundziri)

  2. sunflo mengatakan:

    mashaAllah… tabarakallaah… postingan yg mengingatkan kita semua, sapta… ini lah salah satu hal yg ingin kuingat selalu, dzikr maut… krn kalu sudah meninggal, terputus semua amalan, dan tinggallah penyesalan… wa’iyadzubillah min dzaalik…😦

  3. rose mengatakan:

    ya Allah jadikanlah akhir kehidupan kami khusnul khatimah… aamiin..

  4. IFAN JAYADI mengatakan:

    Bisa nggak ya, apabila suatu saat nanti malaikat maut menjemputku, aku telah bersiap sedia. Rasanya begitu banyak kekeliruan yang kubuat selama ini. Hanya Allah SWT sajalah tempatku memohon maaf atas segala khilaf ini.

  5. Asop mengatakan:

    Mau tidak mau, kita harus siap mengahadapi kematian. Karena kita ga tau kapan kematian akan menghampiri, maka ya kita harus terus menghindari segala yang dilarang Allah, dan terus lah beribadah kepada-Nya.🙂

  6. yanrmhd mengatakan:

    Hidup ini merangkak terus
    semakin mendekat ke titik terakhir
    Setiap langkah hilanglah jatah
    menikmati hidup, nikmat di dunia

    begitulah apa yg pernah dinyanyikan bimbo,,hehe😀

    smoga dgn ingat mati kita smua jd smangat membangun hidup yg tersisa menjadi lebih indah dan berkah…

    salam,,,🙂

  7. RyZack mengatakan:

    Tak ada yang tahu kematian akan menjemput, hanya bisa mempersiapkan diri untuk dijemput. Namun rasanya ketidaksiapan ini begitu menyedihkan😦

  8. Matt Wahyu mengatakan:

    Terimakasih telah banyak mengingatkan

  9. Pakne Lantip mengatakan:

    Sungguh, kematian itu menjadikan pelajaran bagi mereka yang masih hidup

  10. Budi Mulyono mengatakan:

    Orang yang mengingat mati adalah orang yang cerdas, dengan begitu dia akan tetap menjaga hati atas setiap perbuatan mereka. Salam…

  11. hellgalicious mengatakan:

    kalo gue mah blom siap bang
    dosa gue masih banyak
    huhuhuhu

  12. delia4ever mengatakan:

    Terima kasih telah mengingatkan…
    Apapun itu, kita harus siap… karena kematian itu sangat tipis jaraknya dengan kehidupan

    (btw.. kok gemetaran ya ngetiknya🙂 )

  13. Deka mengatakan:

    Kalo ditanya begini “Sudah siapkah kita menghadapi kematian?” Dengan jujur saya katakan saya belum siap.

  14. NURA mengatakan:

    salam sobat
    wah begiu buka blog ini,mak deg,,tulisan mengingat mati.
    kita semua akan berhati-hati dalam berbuat,,kalau mengingat mati…agar kelak tidak banyak dosa yg akan dipertanggngjawabkan.

  15. Didien® mengatakan:

    mudah²an dengan mengingat kematian akan semakin meningkatkan kimanan dan ketaqwaan kita terhadap ALLAH S.W.T amin…
    tulisan yg sangat mencerahkan sob, terimakasih….

    salam, ^_^

  16. Enutd mengatakan:

    Hiks…hiks…mau ga mau kita semua harus menemuinya
    merinding euy bacanya….

  17. didot mengatakan:

    kalau sudah diingatkan dengan kematian salah seorang kerabat lalu masih belum sadar juga gimana tuh mas sapta? mudah2an Allah memberi petunjukNYA ,memang hidayah itu mahal harganya,tak ternilai.

    hidup hanya sementara,hanya perhentian,akherat adalah kehidupan yg kekal ,kehidupan yg sesungguhnya.

    terimakasih telah sama2 mengingatkan🙂

  18. dedekusn mengatakan:

    Terima kasih telah mengingatkan Mas, sungguh kadang sy sering melupakan yg satu ini, padahal pasti mengalaminya.
    SUngguh… menyejukkan,

    btw: blog ini sudah sy link di sidebar blogku.

  19. 1121 mengatakan:

    Siap tak siap memang, angka mati memang tak bisa ditolak. Makasih utk mengingatkan kembali🙂

  20. agoenk70 mengatakan:

    kita memang harus siap kapanpun akan di cabut nayawanya, terima kasih sudah mengingatkan..

  21. ridwan mengatakan:

    ya Rabbi, jujur saja masih merasa belum siap…

  22. vaepink mengatakan:

    Ya Allah…. Belenggulah kami agar kami selalu patuh padaMu…, sehingga kami meninggal dalam keadaan Khusnul Khotimah… (Amin)…

    makasih yah sudah mengingatkan tentang suatu kepastian yaitu kematian…

  23. Usup Supriyadi mengatakan:

    untuk itulah,
    jangan terlaru larut dengan masa lalu dan risau dengan masa yang akan datang . prinsipnya hidup kita hari ini . dan maksimalkan setiap hari kita dengan mengabdi kepada-Nya.

    segala yang hidup pasti mati, hanya wajah-Nya yang kekal abadi .

    nice post

  24. Thomas mengatakan:

    KEmatian bak pencuri yang datangnya tiba-tiba dan tidak terduga…..siapkah kita menghadapinya??

    http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/04/12/p-s-i-love-you/

    salam.

  25. lyna riyanto mengatakan:

    Allahuma inna nash aluka khusnul khatimah
    Wa nash aluka min su’il khatimah
    Aminn Ya Rabb

    terimakasih postingnya mengingatkan kita semua

  26. bayuputra mengatakan:

    wah benar sekali …. kematian bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja.. hendaknya kita selalu ingat dan berbuat baik didalam hidup ini …

    (gambarnya ngeri nih … jadi takut )

  27. Arif R. mengatakan:

    dengan begitu kita akan selalu menjaga perbuatan kita agar selalu baik….

  28. Bunglon mengatakan:

    hidup matinya mahluk hidup di atas dunia semua sudah di atur yg kuasa kita tidak pernah tau rahasia ini yang kita perlukan hanyalah persiapan sekiranya sewaktu2 kita dipanggil olehnya? siap ga siap semua tergantung kita….
    Sukses Slalu!

  29. lineapelle mengatakan:

    mari bertobat….

  30. Siti Fatimah Ahmad mengatakan:

    Assalaamu’alaikum

    Alhamdulillah… pagi-pagi begini sudah diingatkan dengan pesan yang baik agar segala fizik dan mental bersedia bila-bila masa mengadap Tuhan Yang Maha Esa. Hidup hanya sekadar beberapa detik untuk dinikmati keindahannya. Lalu berbaktilah sebagai bekal ketika berhadapan dengan Yang Maha Menghitung. Mudahan kita semua pergi dalam keadaan husnulkhatimah. Amiin. Terima kasih Sapta, mudahan anda di rahmati Allah.

    Salam mesra dari Sarawak, Malaysia.

  31. ♥ria♥ mengatakan:

    jujur aja aku belum siap >,<

  32. Mbah Jiwo mengatakan:

    mudah2an saya bisa mati pas sholat…amin.

  33. bidansmart mengatakan:

    subhanalloh….postingan yang sangat bermakna….berkecimpung dengan hiruk pikuk dunia..sering membuat saya terlena dan lupa akan dzikrul maut….ya alloh, semoga kita semua mati dalam keadaan husnul khotimah

  34. Caride™ mengatakan:

    cepat ato lambat adalah giliran kita di jemput oleh ajal…
    sap tidak siap harus siap…lebih baik menyiapkan bekal aja utk mengahadapi maut…
    nice post

  35. yoriyuliandra mengatakan:

    Seandainya saja Allah berkenan memberi tahu masing-masing kita tentang berapa jatah usia kita, kita pasti tidak akan siap. Dan sampai kapan pun kita tidak akan pernah merasa siap untuk kematian.

    Berbekallah… sesungguhnya bekal yang paling baik adalah taqwa

    Terimakasih tulisannya…
    *kunjungan balik*

  36. Agung Pushandaka mengatakan:

    Setiap orang pasti ingat mati. Tapi parahnya, mereka jadi berpikir, mumpung lagi hidup maka bersenang-senanglah. Hehe, parah banget..

    Kematian, adalah rahasia terbesar menurut saya. Bahkan untuk membicarakannya pun saya ndak sanggup.

  37. Goda-Gado mengatakan:

    perasaan kok dr dua hari lalu byk yg ambil tema kematian sih??

    tp gapopo sih, konon ada nsehat agar banyak2 mengingat kematian…. sebagai tazkiyah nafs

  38. Didien® mengatakan:

    mampir lagi kesini untuk bersilaturrahmi…

    salam, ^_^

  39. d-Gadget™ mengatakan:

    kalo malam hari pas mo tidur suka inget mati juga..

  40. Den Hanafi mengatakan:

    astagfirullah. terima kasih sudah mengingatkan kang. ibadah saya harus ditingatkn lagi nih.

  41. Anggie mengatakan:

    Dengan mengingat kematian, kita akan selalu ingat kepada dosa yang telah kita lakukan di dunia ini🙂

    Maka dari itu selalu ingat dan bertobat🙂

    Salam kenal🙂

  42. lalangsenja mengatakan:

    Tiap hari saya berdoa agar bisa mati dalam keadaan khusnul khotimah, amin🙂

  43. Goda-Gado mengatakan:

    MENUNGGU KEDATANGAN IZROIL DENGAN SENYUM
    http://wp.me/pFocl-22

  44. d.e.q mengatakan:

    Uho .. Nice post! Inget mati jadi pengen tobat, mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa.

  45. ghe mengatakan:

    jadi inget kemaren sempet baca panggilan allah….
    1st-adzan
    2nd-pergi haji
    3rd-kematian

  46. setitikharapan mengatakan:

    Makasih mas untuk pencerahannya. Saya banyak belajar dari setiap blog yang saya kunjungi. Barakallah.

  47. nanangrusmana mengatakan:

    makasih telah mengingatkan, mas

  48. dedekusn mengatakan:

    Kunjungan lagi untuk lebih mengingat mati, agar ibadah tambah khusuk…🙂

  49. yuniarinukti mengatakan:

    Makasih postingannya…. postingan yang mengingatkan selalu berbuat baik untuk bekal selanjutnya…

  50. Syahroyni mengatakan:

    Semua manusia akan menemui ajalnya . .
    jadi . .
    banyak2 berbuat pahala . .

  51. oby mengatakan:

    hallo bang sapta….

    ………………………..

    semua orang apsti juga akan mati…
    sebenarnya gak perlu di takuti….
    krna yg harus kita takuti sesungguhnya ialah Allah…

    yang jadi masalahnya… ialah apakah amal kita sudah siap untuk bertemu dengannya??

    dengan jujur oby jawab
    belum siap🙂

  52. mahesapandu mengatakan:

    satu hal fase yang pasti kita songsong, entan 1 jam lagi, 1 hari lagi, 1 tahun lagi, atau 1 menit setelah kita ngblog… dan kita harus siap..

  53. kang tejo mengatakan:

    semoga meninggal dalam keadaan khusnul khotimah

  54. kang tejo mengatakan:

    komenku g muncul

  55. ethie mengatakan:

    Apapun, dimanapun, dan kapanpun kita harus siap menyambutnya..
    Semoga kita dalam keadaan siap ketika ‘dia’ menjemput kita🙂

  56. Mamah Aline mengatakan:

    Kematian adalah rahasia Allah SWT, semoga senantiasa siap saat menghadapNya

  57. indra1082 mengatakan:

    Subhanallah…………

  58. bayuputra mengatakan:

    langkah kehidupan pasti akan terarah dan menuju ke baikan jika kita selalu ingat akan kematian ….. amin.

  59. JEJAK ANNAS mengatakan:

    wah no comment mas, saya merinding abcanya juga. sadara terlalu banyak dosa dan salah

  60. Budi Mulyono mengatakan:

    Assalamualaikum sob…. Berkunjung lagi untuk silaturahmi. Menunggu apa lagi yang indah yang akan dibagi disini…

  61. makhluklemah mengatakan:

    semoga bisa berakhir khusnul khatimah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s